Melindungi alam dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim
- 800 Trust (Selandia Baru): Memanfaatkan AI dan bioakustik untuk memantau keanekaragaman hayati secara berkelanjutan serta mendeteksi ancaman lingkungan.
- Kumi Analytics (Singapura): Mengintegrasikan penginderaan jarak jauh dan deep learning untuk membangun data dasar lingkungan bagi berbagai proyek konservasi.
- Listening Lab (Selandia Baru): Mengembangkan teknologi bioakustik yang efisien data untuk memantau keanekaragaman hayati melalui suara.
- TelePIX (Korea Selatan): Mengubah data satelit menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti untuk pemantauan hutan mangrove secara global.
- Wildlife.ai (Selandia Baru): Mengembangkan kamera open-source berbasis AI untuk mendukung konservasi satwa liar.
- Yayasan Ekosistem Lestari (Indonesia): Mengembangkan platform AI prediktif untuk menghubungkan degradasi lingkungan dengan risiko bencana.
Memajukan pertanian berkelanjutan
- Edufarmers (Indonesia): Memberikan panduan secara real-time terkait hama, penyakit, dan cuaca kepada petani kecil melalui aplikasi pesan sehari-hari.
- Living Roots (Thailand): Memanfaatkan data dan AI untuk merancang pupuk biologis yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman tertentu.
- SIGMA (Singapura): Mengembangkan model AI berbasis data satelit untuk memperkirakan hasil panen dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim.
- Terrastack (India): Menggabungkan data satelit dan agronomi untuk menyediakan informasi mengenai kondisi lahan hingga tingkat petak bagi petani kecil.
- X-Centric (Australia): Menggantikan laboratorium tanah konvensional dengan perangkat X-ray portabel berbasis AI yang dapat memberikan analisis geokimia secara instan.
Mengembangkan solusi untuk iklim dan karbon
- Archeda (Jepang): Memanfaatkan data satelit untuk mengubah kredit karbon berbasis alam menjadi aset yang dapat diukur dan memiliki integritas tinggi dalam skala besar.
- City Syntax Lab (Singapura): Mengembangkan platform AI berbasis agen untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan emisi karbon di berbagai kawasan perkotaan.
- Climitra Carbon (India): Memanfaatkan Geo-AI untuk memverifikasi penghilangan spesies invasif dan mengolahnya menjadi biochar.
- Farmers for Forests (India): Memanfaatkan drone berbasis AI untuk mengubah praktik agroforestri oleh petani kecil menjadi aksi nyata yang dapat diukur dalam mendukung karbon dan keanekaragaman hayati.
- Varaha Climate (India): Membantu petani kecil memperoleh kredit karbon dengan memverifikasi praktik pertanian regeneratif dan penghilangan karbon melalui penginderaan jarak jauh dan AI.
Selama tiga bulan ke depan, ke-16 organisasi ini akan mendapatkan akses ke teknologi AI terbaru dari Google, termasuk berbagai model AI terdepan yang dirancang untuk kebutuhan khusus, serta dukungan dan mentorship yang disesuaikan dari para ahli kami. Program ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menghadapi berbagai kompleksitas teknis sekaligus mengembangkan solusi generasi berikutnya bagi planet kita. Kami tidak sabar untuk melihat bagaimana mereka mengembangkan, menerapkan, dan memperluas pemanfaatan AI untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan di Asia Pasifik.





